KONTEKSTUALISASI TAUHID SPEKULATIF DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT SAINS
DOI:
https://doi.org/10.53948/samawa.v1i1.7Kata Kunci:
filsafat sains, tauhid spekulatif, tauhid kontekstualAbstrak
Tulisan ini berusaha melakukan kontekstualisasi rumusan keilmuan tauhid yang selama bersifat spekulatif. Persektif yang digunakan untuk menelaah rumusan keilmuan tauhid ini adalah filsafat sains (ilmu pengetahuan), khususnya filsafat sains Jurgen Habermas yang menawarkan ‘’pengetahuan analisis’’. Dengan ‘’pengetahuan analisis’’ ini, rumusan keilmuan tauhid diharapkan dapat mempertautkan antara persoalan teori dan praktik, iman dan amal sholih, serta dapat menyentuh realitas empirik, bukan berjalan pada tataran deskriptif-spekulatif yang menjadi idealitas keilmuan tauhid spekulatif.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Samawa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
SAMAWA memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.
![]()
SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


