DAMPAK UTANG LUAR NEGERI TERHADAP STABILITAS EKONOMI INDONESIA PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Authors

  • Dewi Lestari Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Tunas Palapa, Tulang Bawang Barat

DOI:

https://doi.org/10.53948/kasbana.v6i2.547

Keywords:

Utang Luar Negeri, Stabilitas Ekonomi, ekonomi Syariah, Ekonomi Syariah

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak utang luar negeri (ULN) terhadap stabilitas ekonomi Indonesia dalam perspektif ekonomi syariah, dengan fokus pada periode 2015–2025. Selama periode tersebut, ULN menunjukkan tren peningkatan dari kisaran sekitar 310–320 miliar dolar AS pada tahun 2015 menjadi sekitar 431,73 miliar dolar AS pada akhir tahun 2025, dengan rekor tertinggi 432,34 miliar dolar AS pada triwulan II 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan tren sederhana terhadap data ULN, yang dilakukan dengan empiris dan kerangka maqashid al‑syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ULN berkontribusi positif terhadap kapasitas pembiayaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi ketika dialokasikan ke sektor produktif dan infrastruktur, namun dalam jangka panjang menimbulkan tekanan terhadap stabilitas melalui peningkatan beban bunga dan pokok, kerentanan nilai tukar, serta risiko debt overhang dan crowding out belanja produktif pemerintah. Dalam perspektif ekonomi syariah, ULN berbunga mengandung unsur riba dan berpotensi mengurangi pelestarian ekonomi, sehingga hanya dapat ditoleransi dalam kondisi darurat dengan pengelolaan yang hati‑hati dan strategi pengurangan ketergantungan yang jelas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sumber pembiayaan syariah dan domestik, optimalisasi instrumen keuangan syariah, serta peningkatan disiplin fiskal agar stabilitas ekonomi tercapai sejalan dengan perlindungan harta, jiwa, dan kemaslahatan masyarakat dalam kerangka maqashid al-syariah.

Kata Kunci: utang luar negeri, stabilitas ekonomi, ekonomi Syariah

Downloads

Published

2026-07-30