Organisasi Kurikulum PAI: Pondasi Pengembangan Karakter Siswa

Penulis

  • Rofatayatun Sekolah Tinggi Ilmu Syari'ah Darul Falah Bondowoso
  • zainul mun'im UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Kata Kunci:

Organisasi Kurikulum, PAI, Pengembangan Karakter, Kurikulum Terintegrasi

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran strategis organisasi kurikulum dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk karakter siswa. Permasalahan yang diangkat adalah minimnya penekanan pada aspek afektif dan psikomotorik dalam PAI, yang disebabkan oleh dominasi model kurikulum yang terfragmentasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana organisasi kurikulum dapat dioptimalkan guna menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis berbagai sumber literatur, termasuk buku dan jurnal ilmiah. Hasil utama temuan menunjukkan bahwa kurikulum yang terfragmentasi (separated subject) cenderung menghasilkan pemahaman yang dangkal, sedangkan model terintegrasi (integrated curriculum) terbukti lebih efektif dalam membentuk karakter siswa secara holistik. Kurikulum terintegrasi mampu menghubungkan ajaran Islam dengan isu-isu kontemporer, sehingga menjadikannya relevan dan menarik bagi siswa. Sebagai kesimpulan, organisasi kurikulum PAI bukan sekadar penataan materi, melainkan pondasi vital yang transformatif untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan adaptif terhadap dinamika global.

Kata Kunci: Organisasi Kurikulum, PAI, Pengembangan Karakter, Kurikulum Terintegrasi

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-02

Terbitan

Bagian

Artikel