Tata Cara Perawatan Jenazah (Tajhizul Jenazah) Menurut Pandangan Ulama Madzhab Imam Syafii
DOI:
https://doi.org/10.53948/kasbana.v2i1.41Keywords:
Kitab Klasik, Syariat IslamAbstract
Manusia adalah makhluk yang mulia. Sebagian dari tanda kemuliyaannya adalah sejak dalam kandungan, lahir sampai wafatnya diperlakukan dengan baik. Bahkan agama islam islam telah mengatur dengan jelas dan rinci. Fokus dari pembahasan ini ada pada tata cara perawatan meninggalnya seseorang sampai menguburkan menurut pandangan ulama yang berafiliasi kepada madzhab Syafii yang banyak dipraktikkan disebagian besar masyarakat Indonesia. Kajian ini merupakan kajian pustaka (library research) terhadap berbagai kitab-kitab klasik muktabarah.
Syariat islam mengajarkan bahwa setiap manusia pasti akan mengalami kematian yang tidak pernah diketahui kapan itu waktunya (Suhendra, 2015) sebagai mahluk sebaik- baik ciptaan allah swt dan ditempatkan pada derajat yang tinggi , maka islam sangat menghormati orang islam sangat menghormati orang muslim yang telah meninggal dunia .oleh sebab itu, meninggal dunia. Oleh sebab itu, menjelang menghadapi keharibaan allah swt orang yang setelah meninggal dunia mendapatkan perhatian khusus dari muslim lainnya yang masih hidup.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 S. I. Bahrul Ulum A.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
KASBANA memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel dalam jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya, sesuai dengan lisensi creative commons yang digunakan.
![]()
KASBANA : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


