https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/issue/feed AT-TAMLIK: Jurnal Ekonomi Islam 2026-02-28T16:26:47+00:00 attamlik attamlik@indafa.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal <strong data-entity-type="MessageEntityBold">AT-TAMLIK</strong> merupakan media pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang fokus pada studi ekonomi islam dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat yang diterbitkan oleh program studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso Jawa Timur. Jurnal <strong data-entity-type="MessageEntityBold"><em data-entity-type="MessageEntityItalic">AT-TAMLIK</em></strong> adalah bagian dari komitmen IAI Darul Falah dalam dalam rangka melestarikan tradisi intelektual ahli sunnah wal jamaah melalui bidang kajian teoritik, gagasan, dan penelitian studi konten dan lapangan. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.</p> https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/516 Model Pemberdayaan Ekonomi Anggota Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Melalui Pendampingan Usaha Berbasis Maqasyid Syariah 2026-02-23T03:55:10+00:00 Basriyanto basriyanto02@gmail.com <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pemberdayaan ekonomi anggota <em>Baitul Maal wat Tamwil </em>(BMT) melalui pendampingan usaha berbasis Maqashid Syariah. Latar belakang penelitian ini adalah praktik pemberdayaan di BMT yang selama ini masih lebih menekankan pada penyaluran pembiayaan dan perlindungan harta <em>(hifz al-mal</em>), tanpa mengintegrasikan seluruh dimensi Maqashid Syariah secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan usaha yang dilakukan masih bersifat administratif dan belum terstruktur dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan model pemberdayaan yang mengintegrasikan dimensi <em>hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-‘aql, hifz al-mal, dan hifz al-nasl</em> dalam setiap tahapan pendampingan, sehingga pemberdayaan ekonomi anggota dapat berjalan secara holistik, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Pemberdayaan Ekonomi, Pendampingan Usaha, Maqashid Syariah,</p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Basriyanto https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/520 PRAKTIK AKAD HIBAH DAN HUTANG PIUTANG DALAM TRADISI KONDANGAN DESA (KOLEMAN) MENURUT MADZHAB SYAFI'I 2026-02-23T03:50:24+00:00 Faizatul Aliyah faiz_01@gmail.com <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Koleman adalah tradisi mengundang atau menghadiri undangan pernikahan di beberapa daerah pedesaan di Jawa. Dalam tradisi koleman, terdapat dua kegiatan yang menyerupai perjanjian hibah dan perjanjian hutang. Lokasi penelitian berada di Desa Maskuning, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keselarasan dan kontradiksi dari kedua perjanjian tersebut dalam tradisi koleman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Terdapat keselarasan terkait perjanjian hibah menurut mazhab Syafi'i dengan tradisi pemberian hadiah dalam tradisi koleman 2). Perjanjian hutang menurut teori Imam Syafi'i tidak memiliki keselarasan dalam tradisi koleman. Di mana pemberi hadiah tidak bermaksud memberikan hutang kepada mempelai.</p> <p>Kata kunci: Perjanjian Hibah, Perjanjian Hutang, dan Koleman.</p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 faizahaliyah https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/514 Analisa Pembagian Komisi Tiktok Affiliate Tiktok Perspektif Ekonomi Syariah 2026-02-23T03:57:03+00:00 Armawi armawi01@gmail.com <h2><strong>Abstrak</strong></h2> <p>Perkembangan ekonomi digital telah melahirkan berbagai model bisnis baru, salah satunya adalah program TikTok Affiliate. Program ini memungkinkan individu memperoleh komisi dari promosi produk melalui platform media sosial. Meskipun memberikan peluang ekonomi yang besar, mekanisme pembagian komisi TikTok Affiliate perlu dikaji lebih mendalam dari perspektif ekonomi syariah untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pembagian komisi TikTok Affiliate ditinjau dari konsep akad, keadilan, kehalalan objek transaksi, serta prinsip larangan riba, gharar, dan maisir. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara prinsip, pembagian komisi TikTok Affiliate dapat dibolehkan dalam Islam selama memenuhi ketentuan akad yang jelas, transparansi, keadilan, serta produk yang dipromosikan bersifat halal.</p> <p>Kata kunci: TikTok Affiliate, Komisi, Ekonomi Syariah, Akad, Digital Marketing.</p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Armawi https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/517 Sertifikasi Halal Sebagai Strategi Penguatan Kepercayaan Konsumen Pada UMKM dalam Skema B2C Bussiness_to_ Consumer (B2C) 2026-02-23T03:52:32+00:00 Muzaqqi Madhani muzakki@gmail.com <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sertifikasi halal sebagai strategi dalam memperkuat kepercayaan konsumen pada UMKM dalam skema <em>Business to Consumer</em> (B2C). Penelitian dilakukan pada UMKM Warung Bu Yul Bondowoso dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal dimanfaatkan tidak hanya sebagai kewajiban regulasi, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Penerapan nilai-nilai ekonomi syariah seperti amanah, transparansi, dan tanggung jawab dalam proses produksi dan pemasaran turut memperkuat kepercayaan konsumen. Dengan demikian, sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam meningkatkan kredibilitas dan daya saing UMKM dalam skema B2C.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> sertifikasi halal, kepercayaan konsumen, UMKM, B2C</p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Muzaqqi Madhani https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/at-tamlik/article/view/518 Prinsip Etika Bisnis dalam Operasional Usaha Digital 2026-02-23T03:59:36+00:00 Zaini Miftah zainimiftah@gmail.com <p><strong>Abstract </strong></p> <p><em>This study aims to examine how the principles of Islamic business ethics are applied in the operations of Pak Haji's digital cassava chips business. Using a qualitative approach and case study method, data were obtained through interviews, observation, and documentation. The research findings indicate that the principle of honesty (ṣidq) is implemented through transparency of information regarding products and prices. The principle of justice (‘adl) is evident in fair pricing policies and equal treatment of consumers. Meanwhile, the principle of trustworthiness is implemented by fulfilling orders according to the initial agreement. However, the contracts used are still simple and not fully transparent, and there are obstacles in maintaining consistent product quality and handling customer complaints. This study concludes that Islamic business ethics have been implemented in micro-scale digital businesses, but still need to be improved for optimal implementation.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Islamic business ethics, digital businesses, MSMEs</em></p> 2026-02-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Zaini Miftah