https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/al-ghayah/issue/feedAL-GHAYAH2026-09-30T06:09:37+00:00Open Journal Systems<p data-start="169" data-end="494"> </p> <table width="859"> <tbody> <tr> <td width="194">Original title</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Al-Ghayah : Jurnal Pengabdian Masyarakat</td> </tr> <tr> <td width="194">English title</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Al-Ghayah : Community Dedication Journal</td> </tr> <tr> <td width="194">Short title</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Al-Ghayah</td> </tr> <tr> <td width="194">Abbreviation</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Al-Ghayah: Community Ded. J</td> </tr> <tr> <td width="194">Frequency</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">2 Issues per Year (March-August and September-February)</td> </tr> <tr> <td width="194">Number of articles per issue</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">5 research articles and reviews per issue</td> </tr> <tr> <td width="194">DOI</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"><a href="https://doi.org/10.53948">https://doi.org/10.53948 </a></td> </tr> <tr> <td width="194">ISSN</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"> </td> </tr> <tr> <td width="194">Editor-in-Chief</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"><a href="https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/al-ghayah/Editorial_Team">Rofatayatun</a></td> </tr> <tr> <td width="194">Publisher</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"><a href="https://indafa.ac.id/">Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso, Indonesia </a></td> </tr> <tr> <td width="194">Citation Analysis</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"><a href="https://scholar.google.com/citations?pli=1&authuser=8&user=CcwRJhIAAAAJ">Google Scholar</a>, <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/12968%20">SINTA</a>, <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/46652%20">Garuda</a>, <a href="https://search.crossref.org/search/works?q=samawa%3A+jurnal+hukum+keluarga+islam&from_ui=yes">Crossref</a>, <a href="https://app.dimensions.ai/auth/base/landing?redirect=%2Fdiscover%2Fpublication%3Fsearch_mode%3Dcontent%26or_facet_source_title%3Djour.1422796">Dimensions</a></td> </tr> <tr> <td width="194">Subject Area</td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Social Sciences and Humanities</td> </tr> <tr> <td width="194">Category </td> <td width="14"> :</td> <td width="653">Community Service and Community Development</td> </tr> <tr> <td width="194">Discipline</td> <td width="14"> :</td> <td width="653"> <p>Islamic Family Law, Marriage Law, Inheritance Law, Gender Studies, Islamic Civil Law, and Community Empowerment.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><strong>Al-Ghayah: Community Dedication Journal</strong> is a peer-reviewed scholarly journal published by Institut Agama Islam Darul Falah Bondowoso, Indonesia. The journal focuses on community service, community empowerment, legal literacy, education, religious studies, social development, and economic empowerment. <strong>Al-Ghayah: Community Dedication Journal</strong> is published bi-annually (March–August and September–February).</p> <p> </p>https://ejournal.indafa.ac.id/index.php/al-ghayah/article/view/597PENINGKATAN AKSES KEADILAN MELALUI PENDAMPINGAN HUKUM BAGI MASYARAKAT KORBAN INVESTASI BODONG2026-09-18T14:16:43+00:00Zainul Arifinzainularifin83dafa@gmail.comMusram Dosomusramdosodafa@gmail.com<p>Maraknya investasi ilegal atau investasi bodong menimbulkan kerugian ekonomi sekaligus persoalan hukum bagi masyarakat. Keterbatasan literasi investasi, kecenderungan masyarakat berorientasi pada keuntungan tinggi, serta kurangnya kemampuan memeriksa legalitas penyelenggara investasi menjadi faktor yang meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap praktik tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat, membangun kewaspadaan terhadap ciri-ciri investasi ilegal, serta memperkuat akses masyarakat terhadap pendampingan hukum melalui kerja sama dengan DPC PERADI. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, penyuluhan hukum secara langsung, diskusi dan tanya jawab, pendampingan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat dalam mengikuti sosialisasi, meningkatnya pemahaman mengenai legalitas investasi dan karakteristik investasi bodong, serta tumbuhnya kesadaran untuk melakukan verifikasi sebelum menempatkan dana. Kegiatan juga memberikan dampak sosial berupa penguatan kesadaran hukum dan keberanian masyarakat untuk berkonsultasi, serta dampak ekonomi berupa peningkatan kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi. Pendampingan hukum yang berkelanjutan, sinergi perguruan tinggi, organisasi profesi advokat, pemerintah, dan lembaga pengawas sektor jasa keuangan diperlukan untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari praktik investasi ilegal.</p>2026-09-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 AL-GHAYAH